Pengarah Acara

Pengarah acara adalah seseorang ang ditunjuk untuk bertanggungjawab secara teknis pelaksanaan produksi satu mata acara siaran. Pengarah acara merupakan peran yang sangat strategi dalam sebuah produksi televisi. Karena pengarah acara bertugas mengendalikan kegiatan produksi di lapangan. Hal ini dilakukan agar produksi dapat berjalan dengan baik.

Tugas pokok pengarah acara adalah sebagai berikut:

Pra Produksi

  1. Mengikuti dan mencatat hasil pertemuan perencanaan produksi
  2. Melakukan pendekatan produksi dan mendiskusikan dengan produser.
  3. Bekerjasama dengan produser serta penulis naskah jika akan mengembangkan naskah.
  4. Mendiskusikan hasil pendekatan produksi (teknik dan artistic)
  5. Merencanakan bentuk pengambilan gambar dan penggerakan kamera dalam bentuk recording plan.
  6. Memimpin pertemuan produksi dan latihan.
  7. Mengarahkan dan melatih penempatan kamera.
  8. Mengintegrasikan unsur-unsur produksi.

Produksi

  1. Memimpin rangkaian kegiatan produksi.

Paska Produksi

  1. Memimpin pelaksanaan editing
  2. Menetukan pemakaian ilustrasi musik dan jenis huruf.

Produser

Produser adalah seseorang yang ditunjuk mewakili produser pelaksana (Executive Producer) untuk melaksanakan apa yang dikehendaki oleh produser pelaksana. Seorang produser harus memiliki kemampuan berpikir dan menuangkan ide ke dalam tulisan proposal. Hal ini dilakukan untuk menarik perhatian para sponsor untuk dapat membiayai program acara siaran televisi. Selain itu memiliki kemampuan untuk memimpin dan bekerja sama dengan seluruh unit produksi.

Tugas pokok produser adalah sebagai berikut:

  1. Menciptakan dan mengembangkan ide untuk produksi acara siaran televisi. Ide yang diciptakan dan dikembangkan adalah hasil dari konsep program acara siaran televisi. Sehingga program acara siaran televisi menghasilkan acara yang menarik sesuai dengan konsep yang telah dibuat.
  2. Membuat desain produksi. Dia harus dapat merancang setting lokasi tempat membuat program acara siaran televisi.
  3. Menentukan tim kreatif. Dia harus memiliki kemampuan pemilihan tim kreatif dalam program acara siaran televisi. Karena produser akan bekerja sama dengan tim kreatif dalam pelaksanaan dari ide yang diciptakan dan dikembangkan.
  4. Menentukan satuan kerja produksi. Seorang produser menentukan satuan kerja yang akan melaksanakan program acara siaran televisi. Penentuan satuan kerja ini akan menentukan dalam pelaksana program acara siaran televisi. Karena produser harus mampu memimpin satuan kerja, agar mendapatkan hasil yang baik.
  5. Memilih pengisi acara bersama pengarah acara. Pemilihan pengisi acara dilakukan agar sesuai dengan konsep dan ide program acara siaran televisi yang telah dibuat. Apabila pengisi acara tidak sesuai dengan konsep dan ide program acara siaran televisi. Maka program acara siaran televisi yang telah diproduksi akan kurang menarik dilihat hasilnya.
  6. Menyusun anggaran. Anggaran yang telah diperkirakan oleh Execitive Producer disusun oleh produser. Agar setiap biaya yang dibutuhkan untuk suatu program acara siaran televisi dapat dihitung.
  7. Melakukan koordinasi, promosi dan publikasi. Seorang produser harus melakukan koordinsai dengan seluruh unit yang terlibat dalam produksi program acara siaran televisi. Selain itu seorang produser melakukan promosi dan publikasi untuk sebuah program acara siaran televisi. Agar program acara siaran televisi yang telah diproduksi dapat diketahui dan ditonton oleh masyarakat.
  8. Melakukan evaluasi. Seorang produser melakukan evaluasi dari program acara siaran televisi yang telah diproduksi. Evaluasi produksi dilakukan untuk mengetahui kekurangan dari kinerja selama produksi.

Executive Producer


Executive Producer adalah seseorang yag mempunyai wawasan dan mengerti tentang program televise secara keseluruhan. Seorang executive producer harus mampu memiliki kemampuan untuk mengembangkan ide dalam pembuatan program acara televise. Selain itu, dia harus memiliki kemampuan untuk koordinasi, kontribusi dan distribusi produksi secara sistematis, efektif, dan efisien.

Tugas pokok seorang executive producer adalah sebagai berikut:

  1. Merancang sebuah konsep program acara siaran televisi. Dia harus membuat sebuah konsep program acara televisi. Konsep program acara siaran televisi yang dibuat mulai dari seting lokasi sampai isi program.
  2. Menentukan format program siaran televisi. Dia harus memiliki kemampuan untuk menentukan format program acara siaran televisi. Apakah program acara siaran televisi memiliki format siaran formal atau non formal.
  3. Membuat kerangka program acara siaran televisi.
  4. Menyusun rincian biaya produksi. Dia harus mampu memperkirakan biaya produksi yang dikeluarkan untuk program acara siaran televisi. Sehingga biaya produksi dapat dihitung sebelum produksi acara siaran televisi mulai dibuat.

Selamat Hari Raya Idul Fitri

Minal Aidzin Wal Faidzin
Mohon Maaf Lahir dan Batin
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H.

kado lebaran dari rumah dunia

Kado lebaran adalah program acara tahunan yang diselenggarakan oleh rumah dunia pimpinan Golagong. Kado lebaran tahun ini merupakan tahun ke sembilan program acara tahunan rumah dunia. Kado Lebaran merupakan salah satu program yang ada dalam Rumah Dunia. Menurut Golagong pimpinan Rumah Dunia,"kado lebaran merupakan program acara yang dibuat untuk membuat senang anak-anak menjelang lebaran idul fitri. Karena kado lebaran diselenggarakan tujuh hari menjelang lebaran." Kado lebaran dibuat untuk membuat anak-anak merasa senang menjelang lebaran. Anak-anak yang memenangkan perlombaan dalam acara ini mendapatkan hadiah uang sebesar lima belas ribu sampai tiga puluh ribu. Filosofi Golagong ini yang digunakan pada program acara ini. Karena menurut Golagong, "anak-anak dibiasakan untuk berusaha terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil. Sehingga mereka tidak pernah mengemis untuk mendapatkan sesuatu. "
Program acara ini dibuat berdasarkan filosofi tersebut. Anak-anak yang mengikuti perlombaan pun merasa senang dengan adanya acara ini. Karena mereka mendapatkan hadiah bagi yang memenangkan perlombaan menjelang lebaran tiba. Berbagai ekspresi pun mereka keluarkan ketika menunggu hasil pengumuman pemenang pada sore hari menjelang buka puasa. Ada yang menunggu dengan cemas, senang, dan bertanya-tanya. Kesenangan inilah yang ingin ditimbulkan oleh Golagong kepada anak-anak. Menurutnya, pendidikan di Indonesia sangatlah mahal. Selain itu pendidikan formal yang ada masih kurang melatih kemampuan dan kreatifitas anak-anak. Dia ingin berbagi kesenangan bersama anak-anak disekitarnya. Dengan cara inilah Golagong berbagi kesenangan bersama anak-anak.
Kado lebaran ini merupakan program acara yang berisikan lomba-lomba untuk anak-anak mulai tk sampai tingkat smp. Anak-anak yang mengikuti perlombaan adalah anak-anak yang berasal dari daerah sekitar rumah dunia. Mereka di ajak untuk mengikuti lomba-lomba yang ada dalam program acara "kado lebaran". Perlombaan dalam kado lebaran ini adalah akting, menggambar, puisi, pidato, dan mengarang. Puluhan anak sekitar rumah dunia mengikuti lomba tersebut dengan rasa senang.
Panitia yang terlibat dalam acara "kado lebaran" adalah para relawan yang aktif. Mereka adalah para sukarelawan yang aktif mengurus rumah dunia. Mereka adalah pemuda-pemudi yang ingin belajar dan mau berbagi kepada anak-anak. Sukarelawan sebagian besar berasal dari lokasi rumah dunia, yaitu mencapai 70%. Sedangkan sisanya merupakan pemuda yang berasal dari daerah lain.
Dana program acara kado lebaran awalnya adalah dana pribadi dari pengurus rumah dunia, yaitu golagong. Seiring waktu program acara kado lebaran ini mendapat sambutan dari masyarakat dan instansi masyarakat untuk memberikan dana. Pada tahun ini penyelenggaraan kado lebaran didanai oleh Depdiknas sebagai pelaksanaan programnya RB3. Dana yang terkumpul digunakan untuk hadiah pemenang lomba dan takjil saat buka puasa. Program ini diharapkan dapat menumbuhkan kreatifitas dan kesadaran berusaha untuk mendapatkan suatu hasil.

Teknik Pengambilan Gambar

1. Camera angle : sudut pengambilan gambar.

2. Frame Size : ukuran shot untuk memperlihatkan situasi objek

3. Gerakan kamera : posisi kamera bergerak dan objek dalam keadaan diam

4. Gerakan objek :posisi kamera dian sedangkan objek dalam keadaan bergerak

5. Komposisi : pengaturan gambar yang baik dan proposional dalam frame.

Kapitalisme penyiaran televisi

Pada era saat ini perkembangan lembaga penyiaran Indonesia berkembang pesat. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan teknologi yang digunakan oleh lembaga penyiaran di Indonesia. Teknologi lembaga penyiaran televisi pada awal perkembangannya masih sangat terbatas. Namun saat ini teknologi yang digunakan oleh lembaga penyiaran televisi indonesia sudah jauh modern. Dengan perkembangan teknologi tersebut, faktor waktu dan tempat bukan menjadi hambatan utama. Selain itu jangkauan penerimaannya pun sudah semakin jauh dan dapat dinikmati oleh masyarakat luas.

Esensi dari lembaga penyiaran adalah memberikan informasi, pendidikan, hiburan dan pengaruh. Karena lembaga penyiaran televisi merupakan saluran dari media massa. Lembaga penyiaran televisi harus bersifat independen atau netral. Lembaga penyiaran televisi tidak boleh mendapat pengaruh dari pihak mana pun. Lembaga penyiaran televisi sebagai saluran media massa maka penyampaian informasi harus sesuai dengan fakta. Dalam penyampaian informasi tidak boleh mendapat pengaruh dari pihak mana pun. Hiburan yang diberikan pun harus sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku.

Namun seiring dengan berkembangnya lembaga penyiaran televisi, terjadi perubahan dalam isi tayangan televisi tersebut. Sebagai contoh suatu stasiun televisi swasta pada awal berdirinya mempunyai konsep 70% news dan 30% entertaiment. Saat ini berubah menjadi kebalikannya. stasiun televisi swasta lainnya yang mempunyai konsep pendidikan 60% dan entertaiment 40% pada awal berdirinya, saat ini kebalikannya. Hal ini disebabkan oleh pekembangan dunia televisi dan kebutuhan masyarakat.

Perubahan tersebut tidak lepas dari hasil ratting setiap tayangan yang ditayangkan oleh lembaga penyiaran tersebut. Karena semakin tinggi ratting dari suatu tayangan televisi maka lembaga penyiaran tersebut akan berlomba menayangkan tayangan tersebut. Sebagai contoh tayangan sinetron yang memiliki ratting tinggi. Sinetron yang memiliki ratting tinggi akan menarik pengiklan untuk mengiklankan produknya. Karena semakin banyak orang yang melihat tayangan sinetron tersebut maka akan semakin banyak pula orang yang melihat produk iklan. Dengan banyaknya orang yang melihat iklan tersebut maka akan menarik perhatian masyarakat untuk membeli produknya.

Dengan melihat trend tayangan yang memiliki ratting tinggi, lembaga penyiaran akan membuat tayangan yang sejenis. Karena akan mendatangkan iklan sebagai sumber pemasukan bagi lembaga penyiaran televisi. Dengan semakin banyaknya iklan yang masuk, maka akan dapat mempengaruhi tayangan televisi.